Marak aksi balap liar, Polres Kudus gencar lakukan razia dan sosialisasi ke sekolah
Elshinta.com, Aparat Polres Kudus Jawa Tengah gencar melakukan razia balap liar yang dilakukan oleh remaja-remaja belasan tahun di sejumlah lokasi di Kudus.

Elshinta.com - Aparat Polres Kudus Jawa Tengah gencar melakukan razia balap liar yang dilakukan oleh remaja-remaja belasan tahun di sejumlah lokasi di Kudus. Dalam aksinya mereka mengenakan knalpot brong yang bersuara bising sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
Menanggapi keluhan warga, Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto memerintahkan jajarannya melaksanakan penertiban balap liar serta kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Sasaran kali ini adalah balap liar di Desa Gondang manis, Kecamatan Bae yang dipimpin oleh KBO Satuan Lalu lintas Iptu Ngatno.
Penertiban ini dilaksanakan sebagai bentuk respon cepat kepolisian khususnya Polres Kudus atas informasi dan pengaduan masyarakat saat Jumat Curhat baik secara tatap muka maupun di medsos.
”Giat Seperti ini, menurutnya akan terus dilakukan, sampai tidak ada lagi balap liar dan pemotor yang pakai knalpot brong atau yang melanggar lalu lintas. Dari hasil penindakan yang dilakukan, dominan pengguna knalpot brong dan balap liar adalah anak muda atau masih usia sekolah,” jelasnya, Jumat (1/9/).
Selain penindakan pihaknya juga melaksanakan sosialisasi bahaya balap liar dan knalpot brong di sekolah-sekolah.
"Kami membuka layanan aduan Polres Kudus, apabila ada informasi balap liar ataupun gangguan kamtibmas lainnya bisa menghubungi 110 atau 0821-3706-6566," harapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (1/9).
Sementara itu, Kasat Lantas AKP Ivan Prabowo menambahkan, kendaraan yang terjaring razia rata-rata menggunakan knalpot brong serta mengikuti aksi balap liar. Ada 111 kendaraan yang dilakukan penindakan dan mengganti knalpotnya. Semua tindakan adalah keseriusan menanggapi semua keluhan dan curhatan masyarakat.
“Selain itu, dari laporan masyarakat, ada beberapa titik yang sering dilakukan balap liar diwilayah Kudus, secepat mungkin akan dilakukan penertiban,” tegasnya.